SIESANSA Kisah Teladan
Tuesday, July 30, 2013
SIESANSA pindah blog/Website
Sekedar pemberitahuan bagi para pembaca http://Siesansa.blogspot.com bahwa sekarang blog SIESANSA telah berpindah ke Website dengan URL http://Siesansa.besaba.com , semoga anda tetap setia membaca artikel-artikel SIESANSA, Terima kasih :)
Saturday, May 18, 2013
10 Muharram
Dari Ibnu Abbas r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda : "Sesiapa yang berpuasa pada hari Aasyura ( 10 Muharram ) maka Allah SWT akan memberi kepadanya pahala 10.000 Malaikat dan sesiapa yang berpuasa pada hari Aasyura ( 10 Muharram ) maka akan diberi pahala 10.000 orang berHaji dan berUmrah, dan 10.000 pahala orang Mati Syahid, dan barang siapa yang mengusap kepala anak-anak Yatim pada hari tersebut, maka Allah SWT akan menaikkan dengan setiap rambut satu derajat. dan sesiapa yang memberi makan kepada orang yang berbuka puasa pada orang Mukmin pada hari Aasyura, maka seolah-olah ia memberi makan kepada seluruh Ummat Rasulullah SAW yang berbuka puasa dan mengeyangkan perut mereka."
Macam Perbuatan yang Pahalanya Tidak Putus
Dari Anas r.a. berkata bahwa ada tujuh macam pahala yang dapat diterima seseorang itu selepas matinya :
1. Sesiapa yang mendirikan Masjid maka ia tetap pahalanya selagi Masjid itu digunakan oleh orang untuk beramal Ibadat di dalamnya.
2. Sesiapa yang mengalirkan air sungai selagi ada orang yang minum daripadanya.
3. Sesiapa yang menulis Mushaf, ia akan mendapat pahala selagi ada yang membacanya.
4. Orang yang menggali Perigi selagi ada orang yang menggunakannya.
1. Sesiapa yang mendirikan Masjid maka ia tetap pahalanya selagi Masjid itu digunakan oleh orang untuk beramal Ibadat di dalamnya.
2. Sesiapa yang mengalirkan air sungai selagi ada orang yang minum daripadanya.
3. Sesiapa yang menulis Mushaf, ia akan mendapat pahala selagi ada yang membacanya.
4. Orang yang menggali Perigi selagi ada orang yang menggunakannya.
Friday, November 16, 2012
Bangun, Berzikir, dan Bacalah Basmalah
Wahai Orang-orang yang tertidur, Bangunlah dan lakukan dzikir untuk Allah swt, Ada dua macam tidur: yang pertama adalah tidur tanpa kesadaran, dan yang kedua adalah tidur dengan sadar...
Tanpa mengucap “Bismillaahir rahmaanir rahiim” sesuatu menjadi buruk, bagaikan tanpa kepala. Tidak mengucapkan Basmalah akan membuat kalian bersama Setan, bukan bersama Allah . Siapa yang mengatakan “Bismillaahir rahmaanir rahiim” berarti berujar, Wahai Allah, Aku memohon kepada-Mu untuk bisa bersama dengan-Mu!” Sebab setiap krisis yang ada saat ini disebabkan karena orang telah lupa untuk mengucapkan Basmalah, dan karenanya mereka melupakan Allah . Apa pun yang mereka lakukan tidak akan berhasil. Betapa Allah telah memberi kita suatu kekuatan dengan Basmalah! Kekuatannya tanpa batas, kalian dapat melakukan apa pun dengannya, dia adalah samudera kekuatan yang tak berujung…
Tanpa mengucap “Bismillaahir rahmaanir rahiim” sesuatu menjadi buruk, bagaikan tanpa kepala. Tidak mengucapkan Basmalah akan membuat kalian bersama Setan, bukan bersama Allah . Siapa yang mengatakan “Bismillaahir rahmaanir rahiim” berarti berujar, Wahai Allah, Aku memohon kepada-Mu untuk bisa bersama dengan-Mu!” Sebab setiap krisis yang ada saat ini disebabkan karena orang telah lupa untuk mengucapkan Basmalah, dan karenanya mereka melupakan Allah . Apa pun yang mereka lakukan tidak akan berhasil. Betapa Allah telah memberi kita suatu kekuatan dengan Basmalah! Kekuatannya tanpa batas, kalian dapat melakukan apa pun dengannya, dia adalah samudera kekuatan yang tak berujung…
Sunday, November 11, 2012
Hikayat Iblis
Diriwayatkan dari Mu’adz bin Jabal r.a. dari Ibnu Abbas r.a.
yang berkisah :
Kami bersama Rasulullah SAW di rumah salah satu sahabat
Anshar, dimana saat itu kami di tengah-tengah jama’ah. Lalu ada suara orang
memanggil dari luar, “Wahai penghuni rumah, apakah kalian mengizinkanku masuk,
sementara kalian butuh padaku”.
Lalu Rasulullah SAW menjelaskan, “Ini adalah Iblis yang
terkutuk – semoga Allah senantiasa melaknatinya”. Kemudian Umar ra meminta izin
kepada Rasulullah SAW sembari berkata, “Ya Rasulullah SAW, apakah engkau
mengizinkanku untuk membunuhnya?”. Beliau Nabi SAW menjawab, “Bersabarlah wahai
Umar, apakah engkau tidak tahu bahwa ia termasuk mahluk yang tertunda
kematiannya sampai batas waktu yang telah ditentukan (hari kiamat)? Akan tetapi
sekarang silahkan kalian membukakan pintu untuknya. Sebab ia diperintahkan
untuk datang kesini, maka pahamilah apa yang diucapkan dan dengarkan apa yang
bakal ia ceritakan kepada kalian!”.
Subscribe to:
Comments (Atom)